Featured Post Today
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Andai Saja!



Oleh M. Arifuddin*
Telah lama kaki ini melangkah.
Mencari kebenaran arti sebuah makna cinta.
Lembar demi lembar buku telah kubuka.
Tapi tak pernah kudapatkan jawaban yang memuaskan jiwa.
Akhirnya kucoba bertanya, pada hati yang tak pernah berdusta
“Apa itu cinta?”
Tapi ia hanya mengeryitkan keningnya, tanda tak bisa.

"Temukan Aku Dalam 'ISTIKHARAH-MU' Duhai Belahan Jiwa Ku"


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Mencintai orang-orang beriman yang senantiasa taat kepada Allah, sangat besar pahalanya.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya kelak pada Hari Kiamat Allah akan berfirman,

“Di mana orang-orang yang saling mencintai kerana keagunganKU ?

Menanti Kesempurnaan


Oleh *Muhammad Idris
Sempurna….!!!!!
Jika kita melihat maknanya ialah utuh dan lengkap segalanya
(tidak bercacat dan bercela)
Sempurna, orang-orang pada menganggap kesempurnaan adalah segalanya
Sempurna, bisa membawa kita pada keindahan hidup
Sempurna, dengan sempurna kita bisa menjadi yang terbaik.

Dimanakah sempurna itu?
Dimanakah sempurna yang sesungguhnya?
Itulah yang menjadi pertanyaan hidup
Pertanyaan yang belum bisa dijawab untuk menjadi sempurna
Pertanyaan yang senantiasa selalu dilalaikan manusia pada umumnya.

Gaza, Antara Ada dan Tiada

Oleh: Arifin Saddoen


Dulu engkau begitu gagah
Sekarang engkau laksana miskin galah
Beberapa waktu lalu, dirimu luar biasa berpengaruh
Tapi, ku lihat dirimu hanya tinggal seorang ruh

Aku ingin mengumumkan kepada dunia bahwa engkau pejuang sejati
Percuma kawan hidup ini hanya mementingkan diri sendiri
Siapa kuat dia yang berdiri
Siapa lemah dia yang mati
Jangan engkau teteskan air mata
Karena itu membuat engkau lupa
Curahkan lah rasa cinta
Karena itu pembalut luka
Gaza,
Engkau itu siluman yang punya senjata
Tapi tak ada peluru yang nyata
Engkau punya seribu kata yang luar biasa
Tetapi membisu seribu bahasa

Gaza,
Engkau antara ada dan tiada
Mengapa…itu lah dirimu
Ibaratkan siang menjadi malam, kelabu pun tak berabu-abu
Jangan bersedih karena kita selalu bersama

*)Penulis adalah Mahasiswa STAI Luqman Al-Hakim Surabaya dan Presiden BEM STAIL Priode 2012-2013.

Sajak-Sajak Sang SYUHADA

Oleh: Maolana El-Khomiez


Palestina membara...!!!
Gedung megah dulu itu kini tlah rata
Di bombardir roket dan tank raksasa
Bom,mortir,peluru,menghiasi angkasa Gaza
Berpeluh,berdarah,trus berjuang sekuat tenaga
Semburat asa itu tetap masih ada

Palestina merana...!!!
Tidur berbayang todongan senjata
Makan berlauk pauk seadanya
Sujud bersanding mayat para syuhada
Air matapun terus membahana
Para ikhwat,ikhwan kehilangan saudara

Palestina merdeka...!!!
Diplomasi antar negara trus di coba
Jika berhasil juga,mungkin hanya bersifat sementara
Selama Benyamin Netanyahu cs masih berkuasa
Dunia trus mengutuk dan mengumpatnya
Tapi bagi mereka hanya isapan jempol belaka

Palestina menggelora...!!!
Darah mendidih tak berirama
Meski luka masih menganga
Raga dan jiwa tlah siap menemui ajalnya
Para calon Syuhada tak berputus asa
 Karna sutera bidadari surga kan menyapa

From Surabaya to Palestina...!!!
walau jarak terpisah antar benua
tapi kita utuh laksana satu raga
meski ku cuma membela dengan sebait do’a
Di barengi goresan pena di media
Berharap ku bisa syahid bersama para syuhada
Yang telah beraroma surga...

*)Penulis adalah anggota API (Asosiasi Penulis Islam) Surabaya dan Mahasiswa STAI Luqman Al-Hakim Surabaya jurusan Manjemen Pendidikan Islam.

ILMU




Oleh: M. Arifuddin

Ilmu...!
Kau rampas waktuku.
Kau gerogoti hartaku.
Kau kuras tenagaku.
Tapiku tetap mengejarmu.
Karena kutau,
Kau pelita hidupku.
Karena iman itu bergantung pada pemahamanku atas dirimu.
Aku tau!
Kalau sesuatu akan difahami dan dikenal dengan dirimu.
Dan aku tau!
Orang yang memilikimu, pasti banyak amalannya.
Karena dirimu semakin diinfakkan,
Semakin membersihkan jiwa.
Apabila kita tidak memilikimu,
Maka hilanglah satu syarat agama kita.
Karena kamu adalah mengetahui sesuatu dengan realitasnya.

*Penulis adalah aggota API (Asosiasi Penulis Islam) Surabaya dan aktifis Badan Eksekutif Mahasiswa Luqman Al-Hakim Surabaya. Tinggal di http://catatanhikmah16.blogspot.com

Ikhwan Melankolis





Oleh:*M. Arifuddin
  aku ikhwan yang melankolis

terlahir dari keluarga yang agamis.
aku pantang menangis!
hanya karna cintaku ditolak seorang gadis,
apalagi hanya teriris dengan silet yang tipis.
aku ikhwan yang melancolis
Aku akan menangis!
ketika para mujahid diberondong rudal-rudal 'iblis'.
aku akan menangis!
ketika para guru-dikawal polisi-laksana teroris.
aku akan menangis!
ketika para ulama, orang-orang sholeh, dipenjara karena dituduh teroris.
aku ikhwan yang melankolis
aku takkan menangis!

4 my brother n sister in palestina


Oleh:*M. Arifuddin
 
Aku bukanlah sastrawan,
Yang bisa membangkitkan semangat juang.
Aku bukanlah pendekar,
Yang punya otot yang kekar.
Aku bukanlah raja,
Yang punya banyak tentara.
Aku bukanlah pengusaha,
Yang punya banyak harta.
Tapi kupunya do’a.
Untuk saudara-saudariku yang teraniyaya di Gaza.
*)Penulis adalah anggota API (Asosiasi Penulis Islam)
Tinggal di catatanhikmah16.blogspot.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Asosiasi Penulis Islam (API) Surabaya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger